Hidup Seimbang Lebih Oke

January 29th, 2009

Mendingan punya nilai A semua  tapi tidak bisa gaul ATAU punya waktu banyak buat gaul tapi nilai pas-pasan ?

Pastinya, semua orang pengen nilai yang terbaik dan tetap bisa gaul. Tidak bisa dipungkiri dengan kesibukan kita sebagai cewek yang sedang merintis kesuksesan buat kuliah , magang dan aktif di berbagai kegiatan  mahasiswa, sering kali kita harus mengorbankan acara bersenang-senang. Kalaupun ada waktu libur, tenaga kita rasanya sudah habis. Daripada ngopi bareng teman-teman, mendingan tiinggal di kamar kost buat ngerjain tugas kuliah atau tidur saja.

Tadinya kita merasa baik-baik saja menjalani semua kesibukan ini. Mumpung masih muda, dilarang keras menyia-nyiakan semua kesempatan. Tapi disisi lain, kita merasa sepi plus capek banget dengan semua aktivitas ini. Seding karena tidak bisa gaul bareng teman-teman karena harus  kerja paruh waktu, lagi-lagi menunda pergi bareng keluarga karena acara baksos di kampus. Dan seterusnya.

Semangat kita yang tadinya menggebu-gebu pun mulai turun. Tidak itu saja , kita lebih sering kena flu, cepat lelah dan rasanya jadi sering sakit kepala.

KEBUTUHAN DIAKUI

Saking banyaknya kegiatan, tidak jarang kita berharap waktu yang tersedia Cuma 24 jam sehari bisa nambah. Pulang kuliah langsung buru-buru ke tempat magang atau ngajar les pelajaran. Begitu sampai rumah tugas lain sudah menanti. Besoknya rutinitas yang sama terjadi lagi. Rasanya sehari saja tidak melakukan kegiatan selain kuliah, rasanya seperti ada yang kurang.
Pada dasarnya orang beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan aktualisasi diri. Selain itu, dengan bekerja atau beraktivitas, keberadan kita akan diakui oleh orang lain. Apalagi jika kita berhasil magang di perusahaan terkenal,pasti bangga danidentitas kita akan semakin kuat.
Orang yang melakukan berbagai kegiatan selain mencari kepuasan secara lahir ( mendapatkanmateri untuk pemenuhan hidup sehari-hari) juga untuk mencegah kebosanan. Sat ini kita melakukan aktivitas social, misalnya secara materi mungkin saja tidak mencukupi, namun secara batin memuaskan.

MISS SUPER BUSY

Kita tahu kesibukan kita yang seabrek-abrek itu sngat melelahkan. Anehnya kita tetap tidak berhenti karena toh semua kesibukan tersebut bisa kita jalani ( walaupun dengan terseok-seok) bahkan, kalau ada waktu senggang sedikit saja, kita langsung sibuk mencari-cari kegiatan baru. Beraktivitas seperti itu memang bvaik tapi kita juga harus ingat setiap hal pasti ada batasnya.termasuk juga diri kita. Ada beberapa tanda kalau kita sudah  kelewat batas. Paling sederhana yang bisa dilihat itu adalah kondisi fisik yang menurun. Jika tubuh merasa lelah, capek, letih , lesu maka kita memang perlu istirahat atau tidur misalnya.

Alarm lain yang menandakan aktivitas kita sudah overloaded adalah penurunan kondisi emosi dan mental kita.  Begitu timbul rasa jenuh, bête, marah tanpa alasan,jangan tunda lagi buat bersantai sejenak. Selain baik untuk kesehatan mental, refreshing  juga sangat berguna untuk produktivitas  kerja selanjutnya. Kalau jiwa dan raga sudah segar, motivasi kerja juga akan meningkat.
Kita juga harus waspada jika hubungan kita dengan keluarga dan teman sudah mulai renggang. Kalau teman atau ortu mulai complain karena kita tidak pernah ada waktu buat mereka, itu tandanya hidup kta sudah tidak seimbang. Begitu juga kalau ngumpul dengan teman se geng omongan kita nggak nyambung, bisa diartikan waktu bersenang-senang kita kurang.

AYO MULAI

Kalau tanda-tanda tadi sudah sering mampir di diri kita , berarti hidup kita udah ngga seimbang tuh. Padahal banyak sekali keuntungan jika kita bisa hidup seimbang, selain kita lebih sehat secara fisik danmental. Tujuan hidup akan lebih jelas, sehingga akan membentuk pribadi yang lebih sehat.
Agar hidup kita tidak berat sebelah, kita harus bisa membuat manajemen waktu dan perencanaan. atur kembali semua kegiatan  kita, termasuk pengaturan  waktunya. Kedua tetapkan nilai, perspektif dan sikap kita dalam melihat hidup. Misalnya orang lain boleh saja punya prioritas dugem di atas segalanya, tapi kita tetap punya prioritas sendiri, soalnya yang menjalani hidup adalah diri kita sendiri, kitalah yang menentukan nilai dan prioritasnya. Setelah menentukan mana yang merupakan hal-hal yang penting maka kita bisa melihat sampai sejauh mana kita sudah berjalan dalam memenuhi prioritas tersebut, lalu lakukan  persentase atau bikin penilaian dari skala 0 – 10.
Dengan cara itu kita jadi bisa melihat, mungkin sejauh ini kita lebih berat untuk magang atau gaul. Misalnya aktivitas kita di kampus dan organisasi sudah 90%. Tetapi gaul baru 30% jadinya nggak seimbang.

ADA LAGI, NIH !

Berikut ada beberapa tip jitu yang bakal bikin hidup kita lebih seimbang. Coba sekarang dan… hidup kita akan terasa lebih ringan dan indah !
1.    Pandai-pandai bernegosiasi.
Tidak semua pekerjaan mesti kita tangani sendiri, kan ? darpada terus-terusan mengorbankan kencan demi acara kampus, mendingan kita diskusikan denganketusa organisasi untuk bisa mendelegasikan beberapa tugas kita pada orang lain. Bisa juga, tuh minta tambahan anggota untuk membantu kita.

2.    Di rumah saja.
Jika selama ini kegiatanb kita lebih banyak dihabiskan di luar rumah, cari aktivitas anti stress yang bisa kita lakukan di rumah. Memelihara ikan atau anjing, membaca buku, atau belajar bahasa lewat internet, misalnya.

3.    Santai….
Hidup ini sangat singkat. Cobalah untuk menikmati setiap detik yang terjadi dari kita dengan santai. Selipkan acara ketemuan dengan pacar pas makan siang, atau makan malam dengan keluarga di restaurant sepulang kantor nanti.

4.    Curhat dulu.
Biarpun kedengarannya sederha, efek curhat besar banget buat menyeimbangkan hidup. Kita merasa tidak menanggung beban sendiri dan pastinya tidak akan jadi stress. Minta pacar atau anggota keluarga sebagai pendengar semua curhatan kita.

5.    Tolong!
Kalau kita merasa tanggung jawab kita sangat berat, carilah bantuan dari orang-orang terdekat yang bisa diandalkan. Buka mata terhadap pilihan-pilihan yang kita ambil dan diskusikan dengan orang terdekat.

6.    Belajar percaya.
Saking terbiasanya kerja mandiri, kita cenderung  kurang percaya dengan orang lain dan buntutnya mengambil alih pekerjaan yang harusnya bukan tanggung jawab kita. Semua orang, kan, punya tugas masing-masing! Toh kalau kita terus–terusan mencampuri pekerjaan orang lain, kita sendiri yang akan stress karena merasa tidak ada hari libur.

7.    Manfaatkan hari libur.
Ini adalah obat pelepas stress yang paling manjur. Hari libur merupakan saat yang paling pas buat me-recharge energy kita. Kalau kita bisa ‘ mendedikasikan’ hidup kita selama lima hari penuh untuk organisasi dan orang lain, seharusnya kita juga bisa memberikan yang terbaik buat diri kita sendiri. Olahraga, ke salon, atau sekedar main di time zone.

2 Responses to “Hidup Seimbang Lebih Oke”

  1. Selfi Says:

    Ini aku ada pertanyaan klo seorang laki2/perempuan selingkuh karna paktor ekonomi gmn solusinya.trm ksh

  2. Dunia Perempuan » Blog Archive » Pantangan sebelum menikah Says:

    [...] hari pernikahan ini , sebagai calon penganten  kita harus menjaga  kondisi fisik supaya  tetap sehat dan bugar. Selain harus pintar bagi waktu  di sela-sela kesibukan persiapan pernikahan kita harus [...]

Leave a Reply

Filled Under: Tips dan Konsultasi