Melancarkan sirkulasi darah

SEHAT DARI SIRKULASI DARAH
Hati-hati dengan masalah darah, sebab  gangguan peredaran darah bisa menyebabkan  sakit jantung , stroke, dan bermacam sakit lainnya. Gangguan  jantung dan stroke umumnya  disebabkan  oleh pembuluh darah  yang kotor. Hal ini di akibatkan oleh plak  yang bersumber dari  makanan berlemak  dan tak berserat. Plak kemudian  menumpuk dalam pembuluh  darah  dan menyebabkan  peredaran darah menjadi tidak lancar.  Darah dalam system sirkulasi , berfungsi sebagai  alat transportasi  sari makanan , O2, dan CO2 ke seluruh tubuh. Juga sebagai pertahanan  tubuh, stabilitas dan lainnya.
Pada laki-laki  terdapat lima liter darah, atau setiap  mm3 ada 5 juta  eritrosit. Wanita memiliki  4,5 liter, atau 4 juta eritrosit pada setiap mm3 bila kurang dari itu, manusia bisa menderita anemia, atau hepatitis yang biasa dikenal sebagai sakit kuning. Sedang darah putih, yang berfungsi untuk  pertahanan, setiap 1 mm3   terdapat  6000-9000 sel . bila jumlahnya melebihi sel darah merah, orang tersebut menderita leukimia.
Organ yang paling penting dalam sistem peredaran darah adalah jantung dan pembuluh darah. Fungsi jantung adalah memompa pembuluh darah merah  ke seluruh tubuh.  Bila sel darah merah tidak mencukupi atau anemia. Kerja jantung jadi semakin cepat dan detaknya lebih cepat dari kondisi normal.
Kondisi tersebut yang membuat orang  terus-menerus  deg-degan. Gejala umum bisa dilihat dari  kondisi penderita yang lemas, gampang lelah,  malas bekerja, pandangan berkunang-kunang, mudah pingsan, tak bisa berkonsentrasi dan sulit diajak berpikir.
Sedangkan pembuluh darah yang terdiri  atas pembuluh nadi dan pembuluh vena, membawa darah dari jantung  dan ke jantung. Bisa dibayangkan , bila alat vital ini  tidak berfungsi maka semua  aktivitas organ  tubuh berhenti.
SIRKULASI
Peredaran darah tak lancar disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya adalah gangguan  kolesterol yang dipicu oleh konsumsi  makanan berlemak  dan tak terkontrol, perokok jarang olah raga dan hidup penuh tekanan.
Faktor genetis juga berpengaruh pada pengidap tekanan darah tinggi. Namun, semua itu bisa dicegah  dengan berbagai upaya. Misalnya menjaga gaya hidup sehat , menjaga keseimbangan, hidup rileks, menjaga pola makan, menghindari menu berlemak, cukup olah raga.
Gangguan sirkulasi juga bisa disebabkan  karena adanya gangguan pada pembuluh darah  yang berfungsi sebagai penyalur darah.  Hal ini sering terjadi karena proses aterosklerosis ( pengerasan pembuluh darah). Proses  aterosklerosis paling sering terjadi akibat hipertensi ( tekanan darah tinggi), diabetes ( kencing manis), kolesterol tinggi, rokok dan alkohol.
KENALI DINI
Bila sirkulasi darah tak lancar, seseorang perlu melakukan  sesuatu. Pertama, kenali secara dini gangguan  sirkulasi  darah anda. Gejala dapat berupa nyeri dada sebelah kiri, nyeri pada tungkai.  Gejala tersebut muncul saat penderita berjalan, dan hilang saat istirahat. Ini bisa terjadi pada penyakit   pembuluh darah perifer. Gejala lain berupa  baal/ kesemutan sebelah badan, mulut mencong, bicara pelo, gangguan penglihatan, gangguan memori atau gangguan  bahasa yang muncul mendadak. ( pada stroke) , penglihatan buram ( pada gangguan mata/retina) dan pusing berputar atau vertigo ( pada gangguan organ keseimbangan)
Jika terdapat satu atau beberapa gejala tersebut, segera periksakan diri  ke dokter. Kemudian minum obat yang diberikan  secara teratur.
Hindari gaya hidup  modern yang cenderung bersifat sedentary life style ( kurang aktivitas fisik,  baik berjalan kaki maupun lari ) , serta hindari makan makanan junk food.

Leave a Reply

Filled Under: Kesehatan