Melancarkan sirkulasi darah
June 30th, 2010
admin SEHAT DARI SIRKULASI DARAH
Hati-hati dengan masalah darah, sebab gangguan peredaran darah
bisa menyebabkan sakit jantung , stroke, dan bermacam sakit lainnya. Gangguan jantung dan stroke umumnya disebabkan oleh pembuluh darah yang kotor. Hal ini di akibatkan oleh plak yang bersumber dari makanan berlemak dan tak berserat. Plak kemudian menumpuk dalam pembuluh darah dan menyebabkan peredaran darah menjadi tidak lancar. Darah dalam system sirkulasi , berfungsi sebagai alat transportasi sari makanan , O2, dan CO2 ke seluruh tubuh. Juga sebagai pertahanan tubuh, stabilitas dan lainnya.
Pada laki-laki terdapat lima liter darah, atau setiap mm3 ada 5 juta eritrosit. Wanita memiliki 4,5 liter, atau 4 juta eritrosit pada setiap mm3 bila kurang dari itu, manusia bisa menderita anemia, atau hepatitis yang biasa dikenal sebagai sakit kuning. Sedang darah putih, yang berfungsi untuk pertahanan, setiap 1 mm3 terdapat 6000-9000 sel . bila jumlahnya melebihi sel darah merah, orang tersebut menderita leukimia.
Organ yang paling penting dalam sistem peredaran darah adalah jantung dan pembuluh darah. Fungsi jantung adalah memompa pembuluh darah merah ke seluruh tubuh. Bila sel darah merah tidak mencukupi atau anemia. Kerja jantung jadi semakin cepat dan detaknya lebih cepat dari kondisi normal.
Kondisi tersebut yang membuat orang terus-menerus deg-degan. Gejala umum bisa dilihat dari kondisi penderita yang lemas, gampang lelah, malas bekerja, pandangan berkunang-kunang, mudah pingsan, tak bisa berkonsentrasi dan sulit diajak berpikir.
Sedangkan pembuluh darah yang terdiri atas pembuluh nadi dan pembuluh vena, membawa darah dari jantung dan ke jantung. Bisa dibayangkan , bila alat vital ini tidak berfungsi maka semua aktivitas organ tubuh berhenti.
SIRKULASI
Peredaran darah tak lancar disebabkan oleh banyak faktor.
Salah satunya adalah gangguan kolesterol yang dipicu oleh konsumsi makanan berlemak dan tak terkontrol, perokok jarang olah raga dan hidup penuh tekanan.
Faktor genetis juga berpengaruh pada pengidap tekanan darah tinggi. Namun, semua itu bisa dicegah dengan berbagai upaya. Misalnya menjaga gaya hidup sehat , menjaga keseimbangan, hidup rileks, menjaga pola makan, menghindari menu berlemak, cukup olah raga.
Gangguan sirkulasi juga bisa disebabkan karena adanya gangguan pada pembuluh darah yang berfungsi sebagai penyalur darah. Hal ini sering terjadi karena proses aterosklerosis ( pengerasan pembuluh darah). Proses aterosklerosis paling sering terjadi akibat hipertensi ( tekanan darah tinggi), diabetes ( kencing manis), kolesterol tinggi, rokok dan alkohol.
KENALI DINI
Bila sirkulasi darah tak lancar, seseorang perlu melakukan sesuatu. Pertama, kenali secara dini gangguan sirkulasi darah anda. Gejala dapat berupa nyeri dada sebelah kiri, nyeri pada tungkai. Gejala tersebut muncul saat penderita berjalan, dan hilang saat istirahat. Ini bisa terjadi pada penyakit pembuluh darah perifer. Gejala lain berupa baal/ kesemutan sebelah badan, mulut mencong, bicara pelo, gangguan penglihatan, gangguan memori atau gangguan bahasa yang muncul mendadak. ( pada stroke) , penglihatan buram ( pada gangguan mata/retina) dan pusing berputar atau vertigo ( pada gangguan organ keseimbangan)
Jika terdapat satu atau beberapa gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter. Kemudian minum obat yang diberikan secara teratur.
Hindari gaya hidup modern yang cenderung bersifat sedentary life style ( kurang aktivitas fisik, baik berjalan kaki maupun lari ) , serta hindari makan makanan junk food.





