Peraturan Kencan
April 25th, 2009
admin UNDANG – UNDANG KENCAN
Bertahun-tahun pacaran, tapi sekarang jomblo lagi ? tidak usah bingung dulu. Memang rasanya ‘mengerikan ‘ kalau harus mulai dari awal lagi. kita harus rajin-rajin tebar pesona, mulai pendekatan dan gelisah menunggu ditembak sampai dilamar.
Tidak pede untuk memulai ?? tenang saja… masih banyak cowok lajang yang juga lagi mencari pacar. Siapa tahu kitalah yang dia cari.
Buat menyegarkan kembali memori otak kita yang sudah kelamaan nggak dipakai untuk hunting cowok, sebaiknya ikuti langkah-langkah berikut :
LANGKAH 1 : TEBAR PESONA
Kesalahan kita kalau lagi tebar pesona adalah sikap kita yang terlalu mencolok. Kelihatan kalau kita bernafsu mencari cowok, padahal seharusnya niat kita ini disembunyikan dulu. Tebarlah pesona dengan kadar yang pas, jangan terlalu berlebihan.
Tidak perlu flirting ke semua cowok. Jangan sok jual mahal dan merasa paling cantik juga jangan selamanya harus cowok yang lebih dulu mengambil inisiatif. Kalau ada cowok oke di depan mata, tidak ada salahnya kalau kita yang duluan mengajak kenalan. Asal caranya jangan ‘kacangan’. Berikut contoh gaya kenalan yang aman :
LOKASI : Pasar swalayan, pas belanja, ketemu cowok keren ? jangan disia-siakan! Hampiri si dia dan pura-puralah mencari barang di rak yang sama dengannya.kalau posisi kita sudah persis di sebelahnya, langsung ambil dua produk dari rak. Lalu, ucapkan kalimat sakti : ” menurut kamu, lebih bagus merek A atau B ?”
LOKASI : tempat kos baru, pergunakan status pendatang baru sebagai senjata utama. Sambil memasang senyum manis, tanyakan pada cowok lucu penghuni kos baru kita. ” di dekat-dekat sini, nasi goreng yang enak dimana , ya ?” setelah dia menjawab, ” pancing” lagi dengan kalimat, ” kamu suka nasi goreng juga, mau makan sambil ngobrol ?”
LOKASI : kantor, kantor adalah lokasi ideal untuk bertemu dengan berbagai tipe lawan jenis. Tapi ingat, kantor juga tempat dimana gosip dapat menyebar secepat panu yang ngga diobati. Biar aman, ajak si dia keluar arena kantor pas jam makan siang dengan bilang, ” bosan, nieh makan di sekitar sini, mau makan di tempat lain, ngga ?
LOKASI : Posko bencana alam, ingin punya cowok berhati lembut dan suka menolong atau cowok idealis namun sensitif ? disinilah sarangnya! Saat si dia lagi tidak sibuk, duduk saja di sebelahnya, lalu mulai pembicaraan dengannya, ” sudah sering ya bantu-bantu kayak gini ?”
LOKASI : tempat ibadah, di lokasi ini jangan pernah mengajak kenalan cowok sambil pasang ekspresi centil. Bisa-bisa si dia yang religius keburu ilfeel melihat kita terlalu agresif. Cukup dengan perkenalan standar, ” hai, nama saya…” itu sudah cukup sebagai permulaan.
LANGKAH 2 : KENCAN PERTAMA
Setelah tahap tebar pesona dan kenalan lewat, mulai deh, kita disibukan acara membalas SMS dari gebetan. Seminggu berlalu, ajakan si dia buat kencan datang juga. Akhirnya, kita merasakan lagi yang namanya first date.
Kalau si dia nanya pendapat kita tentang tempat yang asyik buat nge dat, jangan Cuma bilang “terserah… ” sebutkan beberapa pilihan, supaya kita terlihat punya pendirian. Tapi jangan salah memilih tempat, berikut ada beberapa tempat yang oke buat kencan!
COFFE SHOP, keuntungan nge date di coffee shop adalah suasananya yang tergolong santai. Jadi, dandanan kita pun bisa lebih casual, tidak perlu ‘wah’ seperti kalau kencan makan malam di restoran mewah. Kelebihan lainnya, kita bisa ngobrol lama, karena pasti nggak ‘ makan besar’. Biar nggak garing, siapkan topik obrolan sebanyak mungkin.
BIOSKOP, enaknya nonton di bioskop, kita bisa menghabiskan waktu setidaknya 1,5 jam tanpa perlu memikirkan bahan pembicaraan. Pas banget , kalau kita merasa baik kita dan si dia sama-sama movie freak! Bisa juga kalau kita dan si dia pendiam, selesai nonton jadi ada yang bisa dibahas, misalnya adegan seru di film yang baru kita tonton.
Biar sama-sama enjoy, pilih jenis film yang kita berdua suka. Tahan dulu kreinginan nonton film drama romantis yang cewek banget, pikirkan si dia juga, cowok biasanya lebih suka film action, thriller atau komedi. Jadi, kompromilah sebelum nonton! Sesudahnya, baru ajak si dia ngobrol sambil makan di restoran favorit.
LANGKAH 3 : KEPUTUSANNYA…
Bila dua kali kencan telah dilalui, seharusnya kita sudah bisa menentukan ke arah mana hubungan berlanjut. Apakah si dia memenuhi kriteria untuk dijadikan pacar, atau cukup sebagai teman saja ? di tahap ini, kita harus jujur pada diri sendiri. Kalau memang dirasa nggak cocok, ya , jangan diteruskan. Pertimbangkan hal-hal berikut saat memutuskan :
- Apakah kita merasa nyambung saat ngobrol ?
- Bagaimana perasaan kita saat lagi berdua dengan si dia ? nyaman nggak ?
- Apakah agamanya sama dengan kita ? (bukannya bermaksud SARA, tapi di umur segini biasanya kita nyari pacar untuk ‘masa depan’ bukan sekedar main-main lagi )
- Bagaimana cara dia memperlakukan kita ?
- Apakah si dia sering melecehkan kita ? baik tindakan maupun ucapan ?
- Kalau jawaban kita cenderung ke arah positif, nggak ada salahnya menjajaki lebih lanjut hubungan yang ada. Siapa tahu, dia adalah Mr. Right yang selama ini kita cari. Tapi jangan terlalu bernafsu juga, bisa-bisa si dia malah mengambil langkah seribu alias kabur.
- Sebaliknya jika negatif, mendingan pikir-pikir lagi. kita tidak perlu menurunkan standar dan memaksakan diri terlibat dalam suatu hubungan hanya karena sudah nggak tahan berstatus jomblo. Percaya lah, masih ada banyak cowok baik yang lebih layak buat kita, hunting lagi saja…






April 30th, 2009 at 00:54
[...] bagaimana kalau pasangan kita selingkuh? apakah perasaan cinta dan sayang selama ini akan kandas juga ? ada beberapa hal yang [...]
December 1st, 2009 at 00:02
[...] bagaimana kalau pasangan kita selingkuh? apakah perasaan cinta dan sayang selama ini akan kandas juga ? ada beberapa hal yang [...]