DIET DOMPET ITU GAMPANG
Mengatur pengeluaran sesuai prioritas penting sekali. Tapi bagaimana mengatur prioritas pengeluaran itu ? menurut seorang ahli perencana keuangan, untuk bisa mengatur pengeluaran, kita bisa mengelompokannya kedalam empat kelompok menurut prioritasnya : kewajiban sosial , kewajiban pada pihak lain, hak masa depan, dan hak masa kini.
Yang merupakan kewajiban social adalah membayar zakat, atau kewajiban social lainnya. Ini adalah pengeluaran yang memang wajib dilakukan, dan ada ketentuan persentase besar pengeluaran ini.
Berikutnya membayar utang, termasuk tagihan kartu kredit dan tagihan cicilan lainnya. Setiap bulan, kita pasti menyisihkan jatah untuk bayar kos, tagihan telepon atau pulsa ponsel,tagihan listrik dan tagihan air. Kita pasti tidak mau kalau tiba-tiba tidak bisa nelpon karena pulsa habis, atau mengalami pemadaman listrik karena lupa bayar tagihan.
Menabung dan membayar cicilan premi asuransi termasuk dalam kelompok selanjutnya yang tidak kalah penting. Seperti melihat tagihan yang merupakan kewajiban, menabung tidak boleh ditunda. Karena menabung merupakan kelompok masa depan, sebaiknya kita tidak terlalu sering mengambil tabungan kita .
Yang merupkan prioritas terakhir adalah pengeluaran yang langsung habis sekarang juga .belanja termasuk di dalam prioritas ini. Jadi siapa bilang belanja itu bukan prioritas ? belanja bisa tetap jalan terus. Hanya saja kita melakukannya sesudah kita menunaikan tiga kewajiban tadi.
KESALAHAN UMUM
Menabung itu memang penting, tapi kenapa rasanya sulit sekali menyisihkan sejulah uang untk di tabung ? kenapa rasanya selalu saja ada keperluan yang membuat kita mengeluarkan uang. Apa yang salah ?
Masalahnya adalah kita tidak bisa menyisakan uang di akhir bulan. Kita memang sangat mudah tergoda belanja ini itu pada saat gajian. Godaan memang banyak sekali, diskon hari raya, promosi khusus bulan ini, sampai cuci gudang, rasanya saying kalau dilewatkan.
Padahal kalau menabung baru dilakukan di akhir bulan dengan menunggu sisa gaji, belum tentu masih ada sisanya. Sebaiknya pada saat kita menerima gaji, sishkanlangsung sebagian gaji anda untuk ditabungkan.
MANFAATKAN FASILITAS
Kalalu kita mempunyai kesulitan menabung, kita bisa meminta bantuan bank. Bank sebagai salah satu tempat alternative menyimpan uang mempunyai sejumlah fasilitas yang bisa digunakan untuk mengatur keuangan kita. Fasilitas autodebit bisa dimanfaatkan sebagai salah satu trik menabung. Jika gaji kita ditransfer ke rekening tabungan, kita bisa membuka rekening tabungan lain di bank yang sama dan menggunakan fasilitas autodebit agar bank secara otomatis mendebet dari rekening penampungan gaji sebesar jumlah tertentu setiap tanggal gajian.
Kalau sudah memisahkan rekening , sebaiknya biarkan rekening baru ini menjadi simpanan yang tidak kita utak-atik. Kartu atm yang kita peroleh secara otomatis, sebaiknya ditinggal saja dirumah agar kita tidak gampang tergoda menggunakannya.
Dengan memanfaatkan fasilitas ini kita tidak lagi perlu memaksakan diri menabung. Berlindung di balik alasan lupa atau tidak ada uang sisa untuk ditabung. Kita sudah menabung secara otomatis dengan bantuan bank.
BELANJA JALAN TERUS
Untuk keperluan sehari-hari kita gunakan saja uang dari rekening kita yang pertama. Kita kan sudah ‘mengamankan’ gaji, jadi jangan khawatir tidak harus puasa belanja. Tapi belanja juga harus cerdas.
Kalau kita sedang mengincar ponsel baru, misalnya, perhatikan apakah fitur-fitur canggih yang ditawarkan itu benar-benar kita butuhkan. Harga ponsel dengan fitur istimewa tentu lebih mahal, jadi sebaiknya kita pikir-pikir lagi apakah fitur itu memang penting untuk kita.
Sebelum kita memutuskan membelinya. Sebaiknya kita bandingkan dulu harga ponsel itu di beberapa tempat. Perhatikan juga layanan purna jual yang di tawarkan , supaya kita tidak perlu mengeluarkan biaya lagi kalau ponsel itu mengalami masalah di kemudian hari.
Selain itu pembelian barang lusinan jadi salah satu cara berbelanja secara cerdas. Dengan membeli barang dalam jumlah banyak kita bisa berhemat. Karena harganya jadi lebih murah. Dan bukan hanya dari keperluan sehari-hari kita bisa berhemat. Berlangganan majalah atau Koran juga lebih hemat daripada membeli secara eceran. Selain lebih hemat, ada hadiah untuk pelanggan .
HEMAT BUKAN PELIT
Berhemat berarti kita lebih berhati-hati mengeluarkan uang tapi bukan berarti tidak ada biaya yang harus dikeluarkan. Menekan pengeluaran bisa dilakukan, misalnya dengan lebih memperhatikan pemakaian listrik. Tidak berarti kita harus gelap-gelapan dan tidak menyalakan lampu.
Agar tagihan listrik tidak terlalu tinggi pilih peralatan rumah tangga yang hemat energy. Memang ada biaya untuk mengganti lampu dan peralatan listrik yang tidak boros, tapi kita akan lebih lega karena tagihan bulanan akan lebih rendah.
Kita juga bisa mengubah tata ruang untuk memaksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara alami, tidak pelu memasang lampu dan AC terus-menerus. Jadi kita bisa tetap belanja tanpa meninggalkan kebiasaan menabung.





April 22nd, 2009 at 2:06 am
bagus banget, tp gmn buat yg g ada tabungan dibank?
November 20th, 2009 at 8:45 pm
biasanya sih gw uda buat prosentase tuh buat income gw, misalnya nih dari 100 % penghasilan, yang 30 % buat ansguran rumah/ mobil, trus 10 % buat dibalikin ke rumah ibadah, trus 25 % buat belanja barang kebutuhan rumah (bahan bahan makanan, tagihan listrik dll ), 20 % buat ditabung, dan sisanya dibawa tunai aja buat keperluan ngga penting selama 1 bulan… jadi yang blanja blanji ngga penting tadi pas deh duitnya, ngga usa pakai kartu kredit… gitu…
June 28th, 2010 at 12:01 am
[...] harus sesuai dengan anggaran. Jika dibutuhkan , anda dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Jika hendak merenovasi, hal- hal yang perlu diperhatikan antara lain, menyusun dan [...]